Assalamu Alaikum,
Hari ini kami melanjutkan ngaji di rumah. Mas Han membuka buku Yanbu'a miliknya dan memintaku untuk menyimak bacaannya.
Sudah sampai ke halaman 28.
Membedakan DHOD ض dan ZHO ظ.
Aku sendiri sering lupa bagian ini, karena bolak-balik diajarin suami tapi ya ngunu iku lah. Mampir kuping kiwo, metu kuping kenen.
Hahahaha. Dih salah malah ngekek!
Tapi aku harus bisa karena aku yang ngajarin anak-anak! Meskipun aku belum pernah ngajar di Diniyah kayak pak suami, tapi aku yakin aku bisa! (ngajarin anak-anak sendiri, maksudnya).
Toh aku juga pernah belajar gini beberapa dekade yang lalu 😂
ZHO ظ meletakkan ujung lidah di gigi seri atas dengan rahang tebal. Rahang tebal seperti kita saat mengucapkan huruf O. Sedangkan rahang tipis, seperti saat kita mengucapkan huruf U.
DHOD ض, makhrojnya dengan menyentuhkan sisi lidah dengan gigi geraham atas. Apabila DHOD ض bertemu fathah, maka berubah dibaca menjadi DHO.
Ng, tapi lidah anak-anak belum semahir orang dewasa. Ditambah speech delaynya Mas Han, saya aslinya tidak memaksa untuk dia bisa berkata benar. Nanti akan ada masanya, kami mengulangi tajwid-tajwid pertama ini. Dan dia akan menjadi ahli qiroati yang banyak memenangkan kompetisi. Aamiin.
#Day11
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst





Tidak ada komentar
Thank you for stopping by 🥰
Terima kasih untuk tidak berkomentar menggunakan URL ARTIKEL and please jangan tinggalkan link hidup ya, sayang 😘
Sharing is caring, tapi aku bakalan sedih banget kalau tulisanku di copy paste buat blogmu. So, klik tombol share aja ya
(゚▽^*)☆
Lalu.. Demi bisa berkomentarlah secara ksatria, silakan berkomentar menggunakan akun Google ya 😁😁😁