4 Tips Menghemat Uang THR

Duuh.. Habis lebaran, uang THR ku habis nih?! Lho kok sama?!

***

Assalamu alaikum Sahabat Ran..

Biasanya, menjelang lebaran gini, selain menanti hilal 1 Syawal, yang dinanti adalah hilal THR. Hampir semua orang mendapatkan THR sebesar satu kali gajian bulanan, tetapi jangan bersedih juga buat teman-teman yang mungkin senasib denganku yang menerima THR hanya sebesar gaji pokok. Sudah dikasih THR mah udah alhamdulillah ya. Soalnya, karyawannya pak suami malah THR nya tidak sepiro. Itupun uangnya diada-adain biar bisa memberikan sedikit THR *sedih.

Semoga sih suatu saat, laba tokonya pakmer ini  meningkat pesat sehingga bisa ngasih THR lebih layak lagi.


Bicara tentang THR, aku mencoba merangkum bagaimana caranya menghemat uang THR. Apa saja itu?

1| Gunakan untuk Bayar Hutang

Hutang ibarat lintah yang berada dalam diri kita, kalau tidak segera dibayar maka akan ngilesi entah badan kita, ataupun jiwa kita. Jadi sejatinya, kegunaan uang THR itu untuk usahakan membayar hutang. Lha terus, kalau hutangnya berupa KPR 20 tahun, bagaimana dong?

Entah.. 

Mari kita tanyakan kepada emak-emak yang KZL karena dianggap sebagai investor bodong uang THR anak-anaknya..


2| Gunakan untuk Bayar Zakat

Fungsi zakat tidak lain tidak bukan sebagai pembersih jiwa dan harta. Maka dari itu, uang THR juga sebaiknya pertama kali diinvestasikan di akhirat dalam bentuk zakat fitrah, syukur-syukur bisa juga untuk membayar zakat maal (jika sudah ada kewajiban zakat maal.) 


3| Catat Biaya Kebutuhan Lebaran

Ada kalanya, biaya kebutuhan lebaran itu membengkak jika tidak direncanakan dengan sempurna. Sebagai penerima uang THR sebesar gaji pokok saja, aku sampai mencatat jumlah keponakan wajib yang diberikan THR. Belum lagi kebutuhan yang kadang kala di luar rencana, seperti membeli kue tunjuk. 

(。>‿‿<。 )


4| Realistis Saja

Tidak ada salahnya memang prinsip menghemat uang THR, tapi ya kalau uang THR nya saja pas-pasan, ya realistis saja. 

Apalagi kalau setelah dihitung jumlah keponakan, jumlah zakat dan sedekah, juga jumlah biaya kebutuhan lebaran kok rupanya tidak ada sisa buat investasi, ya jangan sedih. 

Hidup itu tidak melulu berhubungan dengan investasi kok. Terkadang kan ada matematika kepunyaan hak Allah yang tidak terduga. Pertolongan Allah itu ada nyatanya. 

Udahlah, realistis saja ya! Uang THR bukan segalanya kok, masih syukur Alhamdulillah diberikan uang THR. Bukan begitu, jamaah?! 



Tidak ada komentar

Thank you for stopping by 🥰

Terima kasih untuk tidak berkomentar menggunakan URL ARTIKEL and please jangan tinggalkan link hidup ya, sayang 😘

Sharing is caring, tapi aku bakalan sedih banget kalau tulisanku di copy paste buat blogmu. So, klik tombol share aja ya
(゚▽^*)☆

Lalu.. Demi bisa berkomentarlah secara ksatria, silakan berkomentar menggunakan akun Google ya 😁😁😁