7 Tips Blogging ala Mama Rani

Jika dibayangkan, mungkin aku mirip penulis skrip naskah Upin Ipin di episode spesial Melihat Proses Produksi Upin dan Ipin. Lagi buntet.. Maka dari itu, pengen mengulang lagi step ngeblog dari nol.

***

Assalamu alaikum chingu. Apa kabar?

Sekian lama ngeblog, dan alhamdulillah ilmunya masih kelas menengah ke atas sedikit, tapi belum cocok untuk dijadikan narasumber ngeblog. ʅʕ•ᴥ•ʔʃ

Bisa dikatakan, aku adalah penikmat ngeblog yang intermediate *apaan sih.

Mungkin blogku belum setenar punya Alodita, atau Trinity Traveler, tetapi aku tetap bangga dong menulis blog dari tahun 2009 dan sekian-sekian. Mungkin kamu penasaran tentang Rani R Tyas? Maka dari itu, alih-alih berusaha menjual buku antologi karya sendiri, aku pengen kembali pada fitrah, yaitu menjadi narablog sejati.

Tujuh tahun yang lalu, saat WhatsApp belum seheboh sekarang dan blogwalking masih dilakukan secara manual (belum ada WAG khusus blogwalking), aku sering ngepoin blog-blog anak muda yang ditulis dengan briliant. Banyak ide bertebaran setiap harinya.

Tips yang sering muncul dari para anak muda (saat itu) adalah bagaimana membuat lifestyle blog agar bisa dikenal orang, yaitu dengan menulis tema-tema tertentu saja dan mengerucutkan tulisan di blog agar lebih spesifik.

Ng.. ambigu nggak, kalimatku?

Semisal gini, di blog aku kan ada sidebar sebelah kanan, itu ada 3 label yang sengaja aku pasang di situ. Di situlah tema-tema yang sering aku tuliskan di blog ini, sehingga pembaca lebih ngeh dengan garis besar tulisan dalam blog ini. Jadi bisa aja nyari menu resep dalam blog ini, tapi karena bukan konsen utama, maka tulisannya tidak akan sebanyak tentang bagaimana menjadi orang tua yang bahagia, tapiii kamu juga mungkin akan menemukan tips-tips seputar lifestyle, misalnya cara membersihkan kerak dot atau cara membersihkan keramik kamar mandi yang kuning.


Sebetulnya banyak lagi sih tulisan-tulisan yang mengena di hati, terutama tentang tips blogging dari mereka. Tapi inilah aku sekarang, setelah hampir 7 tahun lebih yang ngakunya fokus di blog, akan membagikan tips blogging ala Mama Rani.

 

7 Tips Blogging ala Mama Rani

 

1| Membuat Outline

Ada kalanya, ngeblog itu berasa macet di tengah jalan karena tulisan kita berasa kurang jiwanya. Padahal sebenarnya hal itu mustahil terjadi kalau kita mau membuat kerangka tulisan atau outline.

Adanya outline membuat tulisan lebih fokus dan tidak melebar ke mana-mana.

Outline juga memudahkan kita dalam menyusun struktur kalimat dan paragraf agar tetap bisa memenuhi kaidah 5W+1H. Masih ingat kan dengan What, When, Where, Who dan How?

https://www.ranirtyas.com/2022/04/7-tips-blogging-ala-mama-rani.html


2| Membuat Kalimat Pembuka yang Cetar

Pandangan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda #halah. Iklan banget yak.. Ya blog juga sama. Betapa krusialnya 100 kalimat pertama. Jika 100 kalimat pertamanya saja begitu garing dan membosankan, bisa dibayangkan kan apa yang akan terjadi selanjutnya?

Beberapa tips yang pernah saya ingat adalah sebagai berikut:

1. Awali dengan fakta;

2. Awali dengan pertanyaan;

3. Awali dengan anekdot atau kutipan;

4. Sajikan data menarik;

5. Berikan analogi atau perumpamaan

dan tips terakhir yang sekarang ini baru digunakan adalah..

6. Lemparkan kontradiksi dari topik yang terpilih.

Look so easy, kan? Tapi kenyataannya, cuma dipraktekkan saat ingat! Wkwkk.. Ya wajar lah ya, namanya juga manusia, kecuali otakku ini ada chipnya yang serba otomatis ya.


3| Orisinil dan Branding

Sebagus-bagusnya sebuah blog tapi kalau isinya hasil copas semua, lama kelamaan akan ditinggalkan oleh pembaca setianya. Atau bahkan tidak akan mempunyai pembaca loyal dan setia.

Hampir setiap hari tumbuh blogger dan penulis baru, terus apa yang bisa membedakan kita dengan penulis-penulis yang lain? Tentu saja dari rasa menulisnya, dari bahasanya.

Beberapa teman saya, bahkan bisa membedakan mana tulisan yang saya tulis dengan sepenuh hati, dan mana yang cuma tempelan atas pesanan tulisan #eh.

Itulah, mengapa kita perlu menjadi unique dan orisinil. Ditambah branding yang kuat.


4| Menuliskan Artikel dari Keyword Terbanyak

Jaman dahulu, dalam satu bulan, biasanya aku mengantongi 20 ribu page view. Sekarang? Kayaknya menurun hampir sepertiganya. Sedih? tentu saja! Padahal biasanya standarnya 12 ribuan, lalu naik menjadi 20 ribu. Aku pikir itu akan bertahan selamanya. Ternyata Google update algoritma terus bok!

Maafin ya, yang nomor 4 ini emang sengaja humble brag, LOL.

Tapi jebule, aku tidak sendirian. Hampir seluruh teman-teman blogger juga mengalami hal serupa.

Maka dari itu, demi naik lagi, aku pengen menuliskan artikel yang berbeda dari keyword terbanyak di blogku. Ada yang bilang, cara ini ampuh untuk menaikkan page view sekaligus membangun backlink kuat di blog sendiri. Tapi please, jangan tanya tekniknya, sebab aku sendiri minta tolong sama teman buat nyari keyword turunan dari blog ini. Jiahahha.


5| Menulis Organik 3 Kali Seminggu

Pernah ada masanya, blogger-blogger seumuran eh blognya doang yang seumuran, itu rajin update setiap dua hari sekali dengan tema-tema yang berbeda. 

Bagus kan ya konsepnya!

Sayangnya, entah cuma bertahan berapa lama ya aku menerapkan cara ini.

Seringnya yang terjadi adalah muncuk pertanyaan, "What next?"

Padahal mah, ini kembali lagi ke cara kita mencari tulisan atau ide yang lain. Sungguh, aku rindu pada masa-masa itu.


6| Membenahi SEO On Page setiap Publish

Jujur aja, aku sebetulnya juga sering lupa menerapkan SEO on Page setiap kali memposting artikel. Baru benar-benar memperhatikan SEO on Page sejak bergabung nulis di Drakor Class.

Tapi emang bener sih ya, kalau SEO on Page ini lebih mudah diterapkan jika memakai Wordpress, tapi ya gak juga sih. Kalau sudah terbiasa menerapkan SEO, mau dimanapun platformnya, insya Allah tangan dan otak akan bekerja sebagaimana biasanya.

Sekarang aku jadi rajin menuliskan ALT+TEXT di gambar. Aku tuh keingatan kata Kak Risna, kalau ALT+TEXT ini berfungsi untuk membaca gambar, seandainya blog kita dibaca oleh tuna netra. 

Terus aku juga udah mulai rutin menambahkan link internal ke dalam tulisan, (bagusnya sih juga ada eksternal). Kemudian juga jangan lupa menuliskan meta deskripsi di blog. Karena aku pakainya Blogger, maka aku menulisnya di Deskripsi Penelurusan.


7| Sharing di Sosial Media

Aku tuh sering cerita ya kalau aku sebetulnya orangnya pemalu. Kontradiksi emang sama shioku yang charming #halah.

Makanya, aku termasuk yang jarang sharing di sosial media.

Padahaaal.. kalau tidak dishare, siapa yang mau membaca tulisan kita? Tuyul?

Eh tapi tetap ada kok yang membaca, beliau-beliau yang memasukkan blogpostku ke dalam daftar bacaan mereka. *kiss satu-satu.

Hanya saja, dengan dishare di sosial media, kesempatan untuk dibaca lebih banyak orang akan lebih luas.


Semoga dengan bertambahnya umur kita, semakin banyak ilmu yang diperoleh terutama ditetapkan. Pun, semoga impian kita juga tercapai, blogpost kita makin dikenal banyak orang, dan tentu saja, branding kita juga semakin kuat.

10 komentar

  1. Sudah PRO ya ternyata, Mom Rani inI~ MasyaAllaah :))

    BalasHapus
  2. Setuju dengan sebagian besar tips ini. namun nulis 3 kali seminggu ini kayanya belum bisa menyanggupi. Sesekali saja mungkin dan minimal 1 kali seminggu

    BalasHapus
  3. Menulis blog memang terlihat mudah. Anggapannya bahwa kita tinggal nulis saja apa yang perlu kita tulis, posting dan beres. Tapi untuk bikin tulisan kita mudah ditemukan orang lain melalui mesin penelusuran nggak semudah itu juga kan ya. Hehehe...

    Semangat, kakak..

    BalasHapus
  4. Hampir semua tips ini pernah aku lakukan, tapi belakangan nggak tahu kenapa minatku sama blog agak berkurang. Mungkin lagi dititik jenuh

    BalasHapus
  5. Molly masih harus banyak belajar nih ngeblognya. Terutama riset keyword terbanyak. Usaha aja gitu buat meningkatkan traffic blog. Makasih mbak sharingnya

    BalasHapus
  6. Makasih tipsnya, Mba Rani. Saya merasa tiap tahun kok makin turun yaa kualitas tulisan dan semangat ngeblogku? Akibatnya pagewiews blog turun sangat drastis, Huhuhu. Sepertinya saya harus mulai berbenah nih agar pageviews bisa kembali naik lagi

    BalasHapus
  7. Huwwaaaa, menangis guling-guling di bagian menulis 3 artikel organik dalam seminggu.
    Tahun lalu masih mampu, tahun ini, oh tidaaaakkk.
    Mau ah, pre test di minggu pertama Agustus. Doakan saya lulus yaaa..

    BalasHapus
  8. Wahhh udah lama banget ya ternyata nulis blog, keren nih.. Pernah ngerasain pake template blog bentuknya diary buku dong yaa hha, wah memang menulis blog harus diatur banget strateginya agar bisa terus aktif, produktif, dan juga berpenghasilan dari sana.. Kalau gak bisa-bisa pensi ditengah jalan, karena beberapa goal yang mungkin gak tercapai..

    BalasHapus
  9. Noted mbak 😍 aku bookmark untuk nanti dibaca lagi. Aku juga lagi progress membetulkan kaidah SEO di blogpost lama. lumayan kalau bisa tinggi terindeks googlenya hehe, bisa naikin organic pageview.

    BalasHapus
  10. Eh kok sama nih mba rani. Aku juga mau merebranding blogku kembali yang setelah sekian lama enggak jelas lagi tujuannya dan isinya yang kebanyakan sponsored post semua. Pingin kembali ke titik nol dimana bloglah awal mula aku aktif di dunia maya. Blog yang membuatky sangat produktif.

    BalasHapus

Thank you for stopping by 🥰

Terima kasih untuk tidak berkomentar menggunakan URL ARTIKEL and please jangan tinggalkan link hidup ya, sayang 😘

Sharing is caring, tapi aku bakalan sedih banget kalau tulisanku di copy paste buat blogmu. So, klik tombol share aja ya
(゚▽^*)☆

Lalu.. Demi bisa berkomentarlah secara ksatria, silakan berkomentar menggunakan akun Google ya 😁😁😁