Serunya Wisata Kampoeng Kopi Banaran Bawen Semarang

Apa istimewanya Kampoeng Banaran yang berlokasi di Bawen, Kab Semarang ini? Yuk ikuti perjalanan kami lebih lanjut.

***
Serunya Wisata Kampoeng Kopi Banaran Bawen


Assalamu Alaikum Sahabat Ran

Apa yang diingat dari Kampoeng Kopi Banaran? Tentu saja pasti identik dengan tempat nongkrong dan bisa santuy menikmati secangkir kopi.

Faktanya, tidak sedikit anak usia dini yang melakukan berbagai kegiatan di Kampoeng Kopi Banaran.

Pada tahun ini, alhamdulillah Mama Rani dan Alisha berkesempatan mengunjungi Kampoeng Kopi Banaran dua kali. Pertama adalah saat lebaran bersama keluarga besar, dan kedua adalah saat piknik perpisahan bersama KB (Kelompok Bermain).

Sebenarnya Kampoeng Kopi Banaran itu miliknya PT. Perkebunan Nusantara IX yang dijadikan tempat wisata yang adem dan bisa dinikmati para pengunjungnya.

Tentu saja, karena kedatangan kami dua kali, maka kesan selama dua kali mengunjunginya juga berbeda.

Ibaratnya, kami jadi melihat ada sisi positif dan negatifnya.

Waktu lebaran mau usai dan akhirnya menyebabkan post syndrome holiday, kami pergi ke Kampoeng Kopi Banaran untuk pertama kalinya dan (kami pikir) terakhir kalinya. Soalnya bagaimana? Jujur, waktu awal, kami bingung banget mau ngapain di Kampoeng Kopi Banaran. Memang kami dikasih brosur tentang paket wisata yang ada di Kampoeng Kopi Banaran, tapi harganya hmm istimewa untuk kantong kami. Wkwkk.

list price outdoor activity di Kampoeng Kopi Banaran



Akhirnya dengan kebengongan sana-sini, kami membiarkan anak-anak bermain di area permainan yang sebenarnya di pasar malam di kota kami tuh banyak. Mulai dari istana balon, area panahan, main angkut pasir. 

Begitulah sampai akhirnya rombongan kami memutuskan untuk ikut trip kereta wisata mengelilingi kebun kopi yang ada di Kampoeng Kopi Banaran. 

berkuda dan persiapan flying fox


Kereta Wisata di Kampoeng Kopi Banaran


Inilah yang membedakan kali keduanya bagi saya dan Alisha saat menaiki kereta wisata tersebut. 

Dalam perjalanan pertama kami, driver kereta wisata sekaligus menjadi tour guide yang menceritakan asal usul kopi dan juga Kampoeng Kopi Banaran. Sementara saat bersama wali murid lainnya, tour guide nya tidak berbicara sepatah kata apapun. Padahal, kalau saja beliau mau cerita sedikit ya, beliau pasti akan diajakin travel blogger buat hangout bareng. 

Tapi entah mengapa, ada saja kereta wisata yang tidak kuat menanjak di kebun kopi yang ketinggiannya 480 - 600 m di atas permukaan laut, terutama saat belokan. Kalau pas sama keluarga sendiri itu kereta kamilah yang harus mundur lagi ke bawah lalu dengan kekuatan super naik ke tanjakan dan berbelok. Seru sih sebetulnya, dan agak tegang juga, tapi karena driver sekaligus tour guidenya sellow, jadinya kami tidak panik karena merosot ke bawah. Hahaha.

Selama mengelilingi kebun kopi itu kami disuguhkan dengan pemandangan Rawa Pening yang indah.

Selain itu, kami juga berkesempatan melihat kopi dari mulai yang mentah hingga siap dipanen dan bajing yang bersliweran hendak mencari makan. Mungkin di beberapa tempat, ada luwak yang memakan kopi di sebuah pojokan. ((pojokan)).

Beliau juga bercerita, di kebun yang seluruhnya seluas 15 hektar, masih terdapat hewan-hewan liar, seperti monyet, ayam hutan, dan lain sejenisnya.

Kampoeng Kopi Banaran, Wisata Outbound untuk Anak Usia Dini


Sebetulnya, di Kampoeng Kopi Banaran ada juga outbound anak-anak di bawah usia 10 tahun. 

Perjalanan kami bersama keluarga besar KB Nurul Haq adalah untuk melakukan outbound bagi murid-murid. 

Ha? Anak kecil outbound? 

Tenaaang.. Aman kok karena kakak-kakaknya sudah terbiasa menghadapi anak-anak dan safety nya juga ketat kok. Cuma ya, memang ada beberapa kakak yang sepertinya lupa kalau yang diajak ngomong adalah anak di bawah 5 tahun yang mungkin diajak ngomong aja masih belum paham.

Outbound Activity di Kampoeng Kopi Banaran



Terus dengan jumlah anak sebanyak itu, apakah akan tidak kemriyek para mama yang berjuang membantu anaknya melewati tantangan outbound? Oh tentu saja, rupanya outbound untuk anak-anak dibuat hanya para pelatih dan ibu guru yang boleh masuk ke dalam arena.



Kampoeng Kopi Banaran with Bestie

Terus? Kalau mau foto-foto, bagaimana?

Dari pihak Kampoeng Kopi Banaran sudah menyediakan jasa fotografer profesional di dalam area outbound anak-anak, dan nantinya foto anak-anak bisa dibeli dengan harga Rp 25.000 untuk 3 foto.

Outboundnya sendiri terdiri dari berjalan di atas jaring, menaiki tembok tebing, melewati halang rintang, dan terakhir duduk di atas sepeda dengan ketinggian pohon tomat, jadi sepedanya nanti meluncur sendiri gitu lho. Untuk foto-foto ini menyusul ya, karena sudah dimasukkan ke dalam album foto.

Terakhir, anak-anak diajak untuk flying fox dari ketinggian yang lumayan.

Awalnya sempat skeptis lho, apakah Alisha akan berani terbang dari ketinggian tertentu? Oh rupanya mungkin karena sedang bersama teman-temannya, Alisha jadi berani. Begitu juga dengan teman-temannya. Lucu lagi, ada bocil imut yang disuruh pegangan tali untuk meluncur tetapi dia tidak mau, sehingga pelatihnya ikut meluncur megangin adiknya sampai bawah, wkwkk.. Dan bocil imut itu adalah adik sepupunya Alisha, jiahahahhahhaha.. *gemush. 

Gimana? Seru nggak? Mungkin suatu saat outbound nya bisa diadakan setelah menyebrangi jembatan Suramadu 😁

Dengar dari Mbak Diane kalau wisata Madura tuh udah keren, udah maju banget. Semoga suatu saat bisa mengunjungi Madura dengan segala keindahannya ya.

Wisata Kampoeng Kopi Banaran
Jl. Raya Bawen - Solo KM 1,5 Bawen,
Gentong, Asinan, Kec Bawen
Kab Semarang, Jawa Tengah 50661

1 komentar

  1. Walopun aku ga cinta2 amat Ama kopi, tapi dari dulu penasaran pengen liat cara kopi diolah dari awal sampe bisa dikonsumsi mba 😁. Kemarin pas ke Takengon, sayangnya cuma liat kebon kopi doang, tapi ga ada pertunjukan cara mengolah.

    Tapi yg di Banaran ini, juga cuma sebatas kliling kebun kopi nya Yaa.

    Tapi melihat ada outbond nya, ini mah anakku pasti seneng 😄. Dia suka bgt outbond model gini. Trutama si Kaka, kalo adeknya blm berani.

    BalasHapus

Thank you for stopping by 🥰

Terima kasih untuk tidak berkomentar menggunakan URL ARTIKEL and please jangan tinggalkan link hidup ya, sayang 😘

Sharing is caring, tapi aku bakalan sedih banget kalau tulisanku di copy paste buat blogmu. So, klik tombol share aja ya
(゚▽^*)☆

Lalu.. Demi bisa berkomentarlah secara ksatria, silakan berkomentar menggunakan akun Google ya 😁😁😁