Minggu siang itu, saya meminta mas suami untuk mengantar saya ke Semarang untuk kopdaran sama blogger kayu sirih yang sudah jauh-jauh dari Colomadu. Untung Mbak Arin mau diajak ketemu siang hari menjelang sore. Ya bagaimana, tokonya PakMer masih buka setengah hari.
Baca Juga : Akhirnya Bertemu dengan Blogger Kayu Sirih
Sebelum menuju ke Mom Milk, ketika melintasi kota lama saya melihat ada yang berbeda dari biasanya yaitu adanya tempat wisata baru, Old City 3D Trick Art Museum Semarang. Lokasinya tepat di belakang Bank Mandiri Kota Lama, atau dari Gereja Blenduk masih lurus beberapa meter.
Bagi yang membawa google maps silakan cari Jalan Letjen Suprapto No 26 Kota Lama Semarang.
Jam sudah hampir menunjukkan jam 2 siang, saya pesimis nanti pulang bisa mampir ke sini. Lha salahe sopo lungo awan-awan :p
Penasaran, saya tanya sama Mbak Ita Museum 3D (kami menyebutnya) buka sampai jam berapa. Ternyata kata Mbak Ita buka sampai jam 10 malam. It’s wow.. sesuatu ya.. Tetapi jam bukanya sepertinya baru buka jam 9 pagi. Entahlah, lupa lihat jadwal operasionalnya.
Ashar sekitar jam 16.30 kami akhirnya berpisah dengan Mbak Arinta dan Mbak Ita juga Aga. Sekeluarga melanjutkan perjalanan sesuai rencana ke Museum 3D setelah sebelumnya sholat Ashar dulu di Mom Milk Cafe. Cafe yang satu ini ramah anak (terdapat kolam ikan) juga terdapat musholanya. Saya hampir salah arah kiblat, jika tidak diingatkan mas suami yang tiba-tiba nginceng. Astagfirullah.. untung baru takbir. Sudah diberi arah sih tapi sejadahnya bergambar sama jadi bingung mana yang depan dan mana yang belakang.
Sampai di Museum 3D entah jam berapa, mungkin hampir jam 5an ya. Harga per tiketnya dibandrol Rp 50.000/orang dan anak di atas 2 tahun diharap membayar penuh.
Dilansir sebagai Museum 3 Dimensi terbesar di Jawa Tengah dan sepertinya begitu ya, karena untuk area Jawa Tengah memang baru diketahui satu ini. Begitu masuk, ya lumayan sih ya luasnya, nggak terlalu luas juga. Mungkin akan lebih baik jika stand yang bersebrangan diberi jarak yang lebih lebar lagi karena waktu kemarin itu banyak pengunjung yang berjubel di tengah-tengah stand seperti saat pameran komputer.
Masuk ke Museum 3D ini memang harus berimajinasi tinggi, tetapi jangan khawatir karena ada contohnya di setiap stand jadi tahu harus berfoto macam bagaimana. Atau bisa juga menggunakan lensa dulu dan dilihat secara visual, sebaiknya kita bergaya di mana dan harus seperti apa. Ada juga lho petugasnya yang mengarahkan gaya dan mengambilkan foto kita, dan mereka sangat ramah-ramah tanpa perlu diminta.
Selain museum 3 dimensi, terdapat juga Omah Kwalik yang sudah kita kenal dengan sebutan Rumah Terbalik, sayangnya saat itu ke manapun saya pergi, Abang Han selalu ngintil jadinya fotonya terlihat aneh dengan dia mengambang di atas.
Berikut tips kalau kamu ingin mengunjungi Old City 3D Trick Art Museum :
1| Bawa makanan dan minuman sendiri karena di dalam tidak ada stand makanan.
2| Bawa juga plastik sampah sendiri karena kemarin saya tidak menemukan tempat sampah di pojok manapun.
3| Jangan rusak properti yang ada dan kembalikan segera ke tempatnya
4| Bawa baterai kamera lebih atau pastikan baterai ponsel penuh jika ingin memotret dengan kamera ponsel.
5| Sedia bolpaint sendiri kalau ingin mengisi kupon undian.
















