Idea Blogpost untuk Maret 2022

Welcome to Sayonara of Resolusi Club!

 

Duh sambitan macam apa ini?!!

 

Aku tuh malu rasanya, di awal-awal tahun 2022, aku berharap bisa punya 5 tulisan di blog utama. Tapi nyatanya apa? Wkwkk..

idea-blogpost-untuk-maret-2022


Makanyaaaa.. jangan sok sibuk, jangan sok ambil peran ini itu! Udah, fokus aja!

Apakah Kamu juga berkepribadian Koleris? Cek Kelebihan dan Cara Berdamai dengan Kelemahan Kepribadian Koleris

Setahun yang lalu, tepatnya dua bulan yang lalu, teman-teman di Drakor Class membicarakan karakter kedua tokoh dalam sebuah drama Korea yang mana karakter tokoh utama wanita merupakan orang dengan kepribadian plegmatis, sementara lawan mainnya berkepribadian koleris. Lalu mulailah kami membanding-bandingkan kepribadian kami. Lalu Kak Rijo bilang kalau aku punya kepribadian plegmatis-sanguin.

Benarkah?

Rasa penasaran ini pun membuncah #halah.

Sepertinya aku pernah melakukan test seperti ini, tapi apa ya dulu hasilnya?

Akhirnya aku mencari lagi tes-tes online yang bisa menentukan karakter kepribadian kita berdasarkan 4 karakter yang mana masuk ke dalam teori proto-psikologi. Menurut Hippocrates kepribadian seseorang dibagi menjadi 4 karakter, yaitu koleris (pemarah, cepat atau mudah tersinggung), sanguinis (optimis, aktif dan sosial), plegmatis (santai dan damai), dan tipe melankolis (analitis, bijak dan tenang).

ciri-ciri-kepribadian-koleris

 

Iya sih, aku kayaknya orangnya kan cenderung optimis dan aktif, jadi aku pasti hasilnya adalah sanguinis. *PD SEKALI

Ketemulah sama masbied dot com, di mana di situ kita bisa mengecek kepribadian kita masing-masing.

And jeng.. jeng.. jeng.. inilah dia hasilnya: 

Mau Lebih Kreatif dan Aktif Menulis di Februari? Coba Tools ini: Blog Planner Februari 2022


Assalamu alaikum

Bismillahirrahmanirrahim.. Apa kabar teman-teman? Jumpa lagi ya di blog Rani R Tyas's Journal. Bicara tentang kalender, hari ini ternyata sudah tanggal 22 Januari 2022, di mana seminggu lagi kita akan memasuki bulan Februari 2022.

Waktu terus berpacu, ya.

blog-planner-februari-2022

 

Ingin Punya Villa dan Property di Bali? Ikuti Tips dari Monthly Magazine Home yang Fenomenal

Pulau Bali memang seperti surga bagi sebagian orang. Sebab, tidak hanya penduduk lokal Indonesia yang suka mengunjungi Bali. Melainkan juga hampir seluruh penduduk dunia sudah mengenal dan mengetahui tentang Bali. Maka tidak heran, sebagian orang rela merogoh kocek dalam demi bisa memiliki Bali Villas atau bahkan Bali property. Seperti yang dikatakan Yoo Ja Sung di drama Korea Monthly Magazine Home, villa dan rumah merupakan investasi bernilai tinggi dalam jangka waktu 5 - 10 tahun mendatang.

Memang, harga rumah dan villa tidak pernah turun setiap tahunnya. Bahkan, harga itu terus menerus akan cenderung naik setiap tahunnya.
 
Belajar dari Monthly Home Magazine, di mana Na Young Won (Jung So Min) mengajarkan beberapa istilah properti dalam perumahan, yang mana kesemuanya itu didapatkan dari buku properti.
 
https://www.ranirtyas.com/2022/01/tips-punya-villa-dan-property-di-bali.html



Mencari properti ataupun rumah tidak melulu berdasarkan kondisi rumah saja. Kita juga sangat perlu memperhatikan lokasi. Bagaimanapun, lokasi villa dan properti yang dekat dengan fasilitas umum akan bernilai daya jual tinggi.

Cara Mengecek Keaktifan Kartu Kredit

Anyeong chingu.

Beberapa minggu yang lalu, suami mendapatkan tawaran dari marketing sebuah bank S**** **S untuk mendapatkan pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat). Nominalnya, terserah kami yang mengajukan.

Usut punya usut, sang marketing menghilang seperti si dia yang menghilang pas lagi sayang-sayangnya.

No, kami bukan tertipu, karena beliaunya juga masih WA-nan sama pak suami.

Sebelumnya, suami mendapatkan WA kalau ada kendala saat diajukan ke banknya karena ada riwayat yang nggak enak tentang riwayat bankingku.

cara-mengecek-keaktifan-kartu-kredit

 

Review Dot Bayi Merk Pigeon vs Huki

Bismillahirohmanirahim.

Assalamu alaikum, and welcome back to my blog. Kali ini, aku mau membandingkan dot bayi merk Pigeon dan dot bayi merk Huki. Manakah yang lebih baik?

Sebelumnya, aku mau kasih disclaimer dulu ya, sebaiknya memang kita tidak membiasakan dot untuk anak-anak. Sebab, selain susah menyapihnya dari dot, tetapi juga dot itu sebetulnya agak kurang baik untuk pertumbuhan gigi anak.

Tetapi, kalau Anda terlanjur memberikan dot, ya udah. Ngapain menyalahkan diri sendiri dan mendengar omongan orang. Terpenting kan Anda tahu bagaimana efeknya, juga tahu cara mencegah caries untuk gigi anak kita.

Kedua anak saya korban dot.

Sebab, saya memang bekerja di kantor, di mana waktu bayi, saya menitipkan anak-anak. Selama itulah, mereka mulai mengenal dot.

review-dot-bayi-merk-pigeon-vs-huki


Semarang Zoo, Eduwisata untuk Anak-Anak

Hari Minggu, tepatnya beberapa bulan yang lalu, akhirnya setelah menunda bertahun-tahun, akhirnya kesempatan juga buat mengajak anak-anak ke Semarang Zoo a.ka BonBin Mangkang, Semarang.


Awalnya, tahun kemarin sebelum pandemi gelombang ke-2, kami berencana pergi sekeluarga. Tapi ternyata, setelah lebaran tahun kemarin malah ada gelombang pandemi Covid ke-2. Anyway, meski harus menunda jalan-jalan, alhamdulillah masih diberikan kesempatan hidup sampai sekarang.

https://www.ranirtyas.com/2022/01/semarang-zoo-eduwisata-untuk-anak-anak.html


Demi menjaga dompet, kami memilih untuk menyewa mobil beserta sopirnya.

Milestone Rani R Tyas Journal's 2021

Assalamu Alaikum yoerobun!

Sebagai penyemangat akhir tahun, rasanya pengen nulis tentang apa aja yang sudah aku lakukan dalam setahun belakangan ini.

Paling tidak, tahun ini alhamdulillah setidaknya aku berhasil lulus KLIP lagi dengan setoran skripsi sebanyak 20.667 kata. Yeaayy

Meskipun begitu, aku tetap merasa ada yang kurang.

Bila dibandingkan setahun yang lalu, tahun ini bisa dikatakan blog Rani R Tyas Journal's mengalami kemlorotan. Tahun ini, di blog ini hanya ada 48 tulisan, sementara di tahun 2020 ada 94 tulisan.

https://www.ranirtyas.com/2021/12/milestone-rani-r-tyas-journals-2021.html

 

Ini bisa jadi disebabkan karena aku sibuk menulis untuk 2 blog pribadi dan 1 blog keroyokan. Padahal kedua blog yang lain itu hanya ada sekitar 1-2 tulisan saja di blog tersebut.

I don't know ya.

Sepertinya aku kelewatan menganaktirikan ketiga blog.

Meski merasa terpaksa menulis di blog sebelah, tapi balik lagi, jika tidak memaksa, rasanya sulit untuk mengatakan diri sebagai narablog.

7 Alasan Suka Drama Korea

Drama Korea dan aku, sepertinya sekarang ini sudah hampir bagaikan belahan jiwa. Mungkin, jika bukan karena KLIP (Kelas Literasi Ibu Profesional) yang memaksa anggotanya untuk rajin update tulisan, semua drama yang aku tonton hanya sekedar mampir di ingatan.

Bagaimanapun, blog adalah tempat yang pas buat menuangkan ide dan mencatat sejarah kan? Selain journal book pastinya.

Tapi, harus aku akui, bahwa untuk menuliskan drama yang ditonton itu luar biasa effortnya. Sebab, kadang saking menikmati jalan ceritanya, tahu-tahu udah hampir episode akhir dan sering lupa untuk menuliskan reviewnya di blog.

Image by Alina Kuptsova from Pixabay

Padahal, jaman tahun 2016, saat masih rajinnya ngasih spoiler di blog dan sekarang membaca ulang reviewnya, tentu saja ingatan saat menonton drama itu beserta alurnya jadi seperti terputar kembali di ingatan.

Mungkin, bagi yang belum begitu mengenal aku, pasti bertanya-tanya, apa istimewanya drama Korea? Tidak sedikit yang mencerca juga, "Tontonan kurang berfaedah. Aku tidak suka lihat aktor Korea soalnya wajahnya sama semua, kurang lakik, kurang macho."

Alhamdulillah.. mungkin para PD-nim mendengarkan curahan hati para juliders, sehingga sekarang kita jadi bisa menikmati pemandangan six pack para oppa #eh.

Sekarang aku kasih tahu ya, semua hal itu pasti ada sisi negatif dan positifnya.

Ibarat gelas yang diisi air, pendapat kita ada dua macam antara setengah isi atau setengah kosong. Padahal sama kan? Tapi tergantung perspektif kita mengamati benda tersebut. Belum tentu juga yang menjawab setengah kosong njuk pikirannya negatif, tapi biasanya rata-rata suka negative thinking sih? wkwkwk.

 

4 Teknik Dasar Merawat Bougenville

Anyeong chinguduel

Tiga episode lagi, Jirisan akan mencapai episode terakhirnya. Huhu, makin ke sini makin seru ya episodenya dan satu per satu kasus terkuak misterinya.

Memang bisa dikatakan ya, antara gunung dan misteri tidak mungkin terpisahkan.

Sebetulnya, saya sendiri takut buat pergi ke gunung. Saya takut melihat pohon-pohon besar dengan aura menyeramkan, sebab saya jadi melihat hal-hal yang tidak ingin saya lihat. Tentu saja, kalau ke pantai yang aura mistis, saya juga takut. Wkwkwkkk.

Naha ini takut semua?